PT Equityworld Futures Semarang – BofA mencatat rekor tertinggi dalam posisi long pada mata uang USD vs mata uang negara berkembang

BofA appoints new MDs, down 8% from last year, HREMEA News, ETHRWorldEMEA

PT Equityworld Futures Semarang – Analis Bank of America (BofA) mengindikasikan bahwa sentimen bearish yang berlaku pada mata uang Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika (EEMEA) sudah mendekati puncaknya, terutama dengan pengecualian pada lira Turki (TRY).

Menurut data arus milik BofA, terdapat rekor tertinggi dalam posisi long pada dolar AS terhadap mata uang negara berkembang (emerging market/EM), yang ditafsirkan oleh para analis sebagai sinyal kontrarian bahwa mata uang EM dan FX EEMEA dapat segera mulai mengungguli ekspektasi, yang berpotensi dimulai dari bulan Februari atau Maret.

Laporan tersebut menyoroti beberapa mata uang di wilayah EEMEA dengan prospek bullish. Zloty Polandia (PLN) diperkirakan akan menguat karena kombinasi dari dolar yang lebih lemah, sikap hawkish dari Bank Nasional Polandia (NBP), dan arus masuk transaksi berjalan yang positif dan investasi asing langsung (FDI). Rand Afrika Selatan (ZAR) juga dipandang bullish, dengan undervaluation terhadap dollar yang siap untuk dikoreksi dalam lingkungan USD yang lebih lemah.

Di Turki, para analis optimis mengenai lira, dengan mengutip kebijakan moneter ketat yang mendukung penyesuaian pada transaksi berjalan, yang seharusnya menguntungkan mata uang ini. Perkiraan mereka untuk TRY secara signifikan lebih menguntungkan daripada nilai tukar forward saat ini.

Shekel Israel (ILS) memiliki pandangan netral dari BofA, dengan prediksi yang selaras dengan suku bunga forward untuk kuartal kedua 2025. Namun, mereka mengakui adanya potensi risiko kenaikan untuk shekel jika kesepakatan gencatan senjata di wilayah tersebut diimplementasikan sepenuhnya.

Untuk koruna Ceko (CZK), laporan tersebut menunjukkan bahwa mata uang tersebut kemungkinan akan berkinerja lebih baik daripada yang diindikasikan oleh suku bunga forward, karena Bank Nasional Ceko (CNB) diperkirakan akan berhati-hati dengan siklus pelonggaran dalam jangka pendek, dan dolar yang lebih lemah akan memberikan dukungan tambahan.

Terakhir, forint Hungaria (HUF) diantisipasi akan menguat mulai kuartal kedua dan seterusnya, didukung oleh kepemimpinan bank sentral yang kredibel dan kebijakan fiskal yang baru, di samping pengaruh USD yang lebih lemah.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT Equityworld Futures Semarang – Prospek Penurunan Suku Bunga Bank of England Gagal Melemahkan Pound, Kata BofA

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Turun, Dolar dan Yield Naik di Tengah Risiko Hormuz

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Bergerak Mengunci Di Level Kunci Pada Rabu (13/12)