Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2025

PT Equityworld Futures Semarang – Dari Trump Hingga Texas, Ini Sorotan Berita Penting di Dunia Kripto dalam 24 Jam

Gambar
PT Equityworld Futures Semarang – Dalam 24 jam terakhir, berbagai peristiwa penting telah terjadi di dunia kripto. Hal ini disampaikan oleh salah satu pengamat sekaligus analis pasar kripto, dengan nama samaran ‘VirtualBacon’ di platform X, Jumat (31/1/2025). Dari laporan kali ini, berikut sejumlah sorotan penting di dunia kripto dalam 24 jam: 1. SEC Buka Peluang Bagi Publik untuk Canary Litecoin ETF Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika kini membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan pendapat tentang Canary Litecoin ETF. 2. CME Group Tambahkan Produk Kripto Baru CME Group akan meluncurkan opsi Bitcoin Friday pada 24 Februari mendatang, di mana mereka akan menawarkan opsi kadaluwarsa harian. Selain itu, perusahaan tersebut juga akan memperluas akses perdagangan kripto melalui Robinhood. Hal ini dinilai akan memperkuat posisinya dalam pasar derivatif aset digital. 3. Trump Media Berinvestasi US$ 250 Juta dalam Kripto Trump media & Technology Group memperkenalkan TruthFi, y...

PT Equityworld Futures Semarang –Apakah Kebijakan Tarif Trump Bisa Memicu Dampak Fatal Seperti Era 1930-an?

Gambar
PT Equityworld Futures Semarang – Serangkaian ancaman tarif Presiden Donald Trump baru-baru ini selama sepekan terakhir memicu kekhawatiran tentang perang dagang yang dapat menghantam ekonomi global, tetapi firma analis Capital Economics percaya para mitra dagang akan menghindar dari eskalasi dan meminimalkan risiko guncangan ekonomi global terkait perdagangan seperti yang pernah terjadi pada tahun 1930-an lalu. Meskipun tarif mungkin mendominasi berita utama, ada jalinan perdagangan internasional tidak hanya sebatas transaksi barang saja, demikian kata Capital Economics dalam sebuah catatan baru-baru ini. Jasa, yang tidak dikenai tarif, telah melonjak sebagai persentase dari total perdagangan global selama tiga dekade terakhir, sehingga membatasi kemungkinan merosotnya perdagangan global yang sangat fatal dampaknya seperti yang terjadi pada tahun 1930-an. Menyusul Undang-Undang Tarif Smoot-Hawley tahun 1930, yang secara dramatis menaikkan bea impor AS ke rekor tertinggi, mitra dagang...

PT Equityworld Futures Semarang – Rupiah Makin Perkasa, Dolar Tertekan Sentuh Rp16.170

Gambar
PT Equityworld Futures Semarang – Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dipengaruhi oleh sentimen dari AS maupun domestik. Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,65% di angka Rp16.170/US$ pada hari ini, Jumat (24/1/2025). Apresiasi ini senada dengan penutupan perdagangan kemarin (23/1/2025) yang juga menguat sebesar 0,3%. Sedangkan secara mingguan, tampa rupiah mengalami penguatan sebesar 1,16%. Hal ini berbeda dengan pekan sebelumnya yang terpantau melemah sebesar 1,11%. Sementara indeks dolar AS/DXY pada pukul 14:56 WIB turun 0,28% di angka 107,74. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan posisi kemarin yang berada di angka 108,05.   Setidaknya terdapat dua sentimen positif yang membuat rupiah akan cenderung menguat disepanjang perdagangan hari ini. Dari sisi eksternal, pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS untuk kedua kalinya memberikan angin segar. Pasar merespons pendekatan kebijakan Trump yang lebih konservatif namun tetap populis, seme...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Masih Kuat Nanjak, Saham Bank Jumbo Jadi Pendorong

Gambar
PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau kembali bergairah pada perdagangan sesi I Kamis (23/1/2025), di tengah terus membaiknya sentimen pasar global hingga hari ini. Hingga pukul 12:00 WIB, IHSG menguat 0,68% ke posisi 7.306,73. IHSG berhasil kembali ke level psikologis 7.300, di mana terakhir IHSG berada di level psikologis tersebut pada perdagangan 13 Desember 2024. Nilai transaksi indeks pada sesi I hari ini sudah mencapai sekitar Rp 6,4 triliun dengan volume transaksi mencapai 8 miliar lembar saham dan sudah ditransaksikan sebanyak 868.685 kali. Sebanyak 300 saham naik, 241 saham turun, dan 257 saham cenderung stabil. Secara sektoral, sektor energi menjadi penopang terbesar IHSG di sesi I hari ini yakni mencapai 1,15%. Sementara dari sisi saham, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi penopang terbesar IHSG di sesi I hari ini yakni mencapai 10,3 indeks poin. Selain itu, tiga saham perbankan raksasa juga menopang IHSG di sesi I ...