Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2025

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Melonjak ke Puncak 2 Pekan Jumat (28/11) Pagi, Peluang The Fed Pangkas Bunga

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menguat ke level tertinggi dalam dua pekan pada perdagangan Asia, Jumat (28/11/2025) pagi, seiring meningkatnya taruhan pasar bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada Desember di tengah sinyal yang saling bertentangan dari para pejabat bank sentral AS. Melansir Reuters , harga emas spot naik 0,6% menjadi US$4.180,89 per ons troi pada pukul 01.00 GMT, menyentuh level tertinggi sejak 14 November dan berada di jalur mencatat kenaikan mingguan sekitar 3%. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember naik 0,3% menjadi US$4.215,80 per ons troi.  Menurut CME FedWatch, pasar kini memperkirakan peluang 87% bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga bulan depan, naik dari 85% pada hari sebelumnya. Ekspektasi itu menguat setelah pernyataan Presiden The Fed Bank of San Francisco Mary Daly dan Gubernur The Fed Christopher Waller yang dinilai membuka ruang pelonggaran kebijakan. Namun, pandangan terse...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Turun 0,52% ke 8.557 di Sesi I Kamis (27/11): BUMI, BMRI, DSSA Jadi Top Losers

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memerah pada perdagangan sesi pertama Kamis (27/11/2025), saat bursa regional menghijau. Mengutip data RTI, IHSG terkoreksi 0,52% atau 44,712 poin ke level 8.557,418. Tercatat 349 saham turun, 289 saham naik, dan 169 saham stagnan. Total volume perdagangan 31 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 16,3 triliun.  Sebanyak lima indeks sectoral menyeret Langkah IHSG pada sesi pagi. Tiga sector dengan penurunan terdalam yakni: IDX-Techno 0,77%, IDX-Health 0,72%, dan IDX-NonCyc 0,38%. Saham top losers LQ45: - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 4,62% ke Rp 248 - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 2,89% ke Rp 4.880 - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 2,50% ke Rp 108.225  Saham top gainers LQ45: - PT Indosat Tbk (ISAT) naik 4,41% ke Rp 2.370 - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 2,85% ke Rp 3.610 - PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 2,63% ke Rp 390    PT Equityworld Futures Sem...

PT Equityworld Futures Semarang – Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.664 Per Dolar AS pada Hari Ini (26/11)

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan hingga penutupan perdagangan hari ini. Rabu (26/11/2025), rupiah ditutup di level Rp 16.664 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,04% dibanding penutupan hari sebelumnya ke level Rp 16.657 per dolar AS.  Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, yen Jepang dan won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah sama-sama anjlok 0,23%.  Berikutnya, ringgit Malaysia yang tertekan 0,06% dan rupee India yang tergelincir 0,05%. Disusul, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,03%. Sementara itu, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah ditutup melonjak 0,3%. Kemudian ada dolar Singapura yang terkerek 0,14% dan peso Filipina yang ditutup menanjak 0,1%. Diikuti, yuan China yang terangkat 0,05%. Selanjutnya ada baht Thailand yang menguat tipis 0,02% terhadap the greenback pada hari ini....

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Stabil Jelang Rilis Data; Euro Dinilai Undervalued

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS bergerak stabil pada Selasa (25/11), menunggu rilis sederet data ekonomi untuk mencari petunjuk mengenai kemungkinan Federal Reserve melonggarkan suku bunga bulan depan. Pada pukul 04.15 waktu setempat (09.15 GMT), Indeks Dolar, yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, tercatat nyaris tak berubah di level 100,072. Dolar menunggu sejumlah rilis data Gubernur The Fed Christopher Waller pada Senin mengatakan bahwa pasar tenaga kerja cukup lemah untuk membenarkan pemangkasan suku bunga seperempat poin lagi pada Desember, sejalan dengan komentar Presiden The Fed New York John Williams akhir pekan lalu. Komentar bernada dovish ini telah menggeser ekspektasi pemangkasan suku bunga, dengan pelaku pasar kini memperkirakan peluang 81% terjadinya penurunan suku bunga bulan depan, dibanding 42% sepekan sebelumnya, menurut CME FedWatch. Namun, risalah pertemuan terakhir Federal Reserve men...

PT Equityworld Futures Semarang – Bursa Asia Menguat Senin (24/11) Pagi, Dipicu Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih tinggi pada awal pekan Senin (24/11/2025), setelah Presiden Federal Reserve (The Fed) New York, John Williams, menyiratkan kemungkinan pemangkasan suku bunga ketiga tahun ini. Williams menyebutkan, lemahnya pasar tenaga kerja menjadi ancaman ekonomi yang lebih besar dibandingkan inflasi yang tinggi, sehingga The Fed dapat menurunkan suku bunga acuannya.  Saat ini, target suku bunga berada di kisaran 3,75%–4,00%, dan hanya tersisa satu rapat lagi tahun ini pada 9–10 Desember. Berdasarkan CME FedWatch, pasar memprediksi peluang pemangkasan sebesar seperempat poin mencapai sekitar 70%. Minggu lalu, pasar Asia mengalami tekanan akibat aksi jual saham teknologi, dengan saham besar seperti Softbank, Samsung Electronics, dan Baidu turun. Namun, pada perdagangan hari ini melansir laman CNBC : Indeks Kospi Korea Selatan naik 1,28%, sedangkan Kosdaq meningkat 0,5%, dengan Samsung memimpin kenaikan lebih dari 3,2%....

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Melemah ke US$ 4.072 di Pagi Ini (21/11), Terseret Data Tenaga Kerja AS

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melemah tipis karena laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menahan diri untuk tidak memangkas suku bunga pada pertemuan bulan Desember 2025. Jumat (21/11/2025) pukul 10.00 WIB, harga emas turun 0,1% menjadi US$ 4.072,87 per ons troi.  Berbeda, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember 2025 naik tipis 0,3% menjadi US$ 4.071,90 per ons troi. "Harga emas sedang berkonsolidasi saat ini, dan kami melihat dolar telah menguat cukup signifikan, dan di balik itu, terdapat banyak spekulasi apakah The Fed akan terus memangkas suku bunga atau tidak," kata Brian Lan, Direktur Utama GoldSilver Central.  "Saya pikir saat ini pasar sedang tidak pasti, dan terutama, menjelang akhir Desember, kami memperkirakan banyak pedagang akan mengambil untung dari posisi mereka, dan itulah yang kami lihat dari akhir pekan lalu hingga pekan...

PT Equityworld Futures Semarang – Bitcoin Ambles: Harga Jatuh di Bawah US$ 89.000, Ini Penyebabnya Menurut Analis

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga Bitcoin mengalami tekanan jual baru pada Rabu (19/11/2025) sore karena para trader tetap berhati-hati menjelang rilis data pekerjaan AS dan sinyal lanjutan mengenai kebijakan The Federal Reserve. Mengutip Investing.co m, cryptocurrency terbesar di dunia terakhir diperdagangkan turun 4,8% di level $88.842 pada pukul 13:49 ET (18:49 GMT). “Kami tidak suka menggunakan istilah ‘Crypto Winter’, tetapi musim selalu berubah, dan setelah melalui periode yang sangat panas, bukan hal mengejutkan jika kini tiba-tiba muncul udara dingin,” tulis analis Wolfe Research, Rob Ginsberg, dalam catatannya. Dia menambahkan, “Masalahnya, dengan begitu banyak level support yang jebol, kini semuanya berubah menjadi resistance. Bisa dikatakan, investor bullish punya pekerjaan berat di depan, dan sayangnya, kami tidak melihat solusi cepat.” Kehati-hatian soal The Fed Terus Berlanjut Penurunan ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian mengenai ...

PT Equityworld Futures Semarang – Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga 4,75% Pada November 2025

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 18-19 November 2025. Bukan hanya suku bunga acuan atau BI rate, suku bunga deposit facility juga dipertahankan di level 3,75%, dan suku bunga lending facility dipertahankan dilevel 5,50%. Gubernur BI, Perry Warjiyo mengungkapkan, keputusan konsisten kebijakan jangka pendek pada stabilisasi nilai tukar rupiah, dan menarik aliran masuk investasi portofolio asing dari dampak meningkatnya ketidakpastian global. “Dengan tetap memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini,” tutur Perry dalam konferensi pers, Rabu (29/11/2025). Ke depan, Perry menyebut, BI akan terus mencermati ruang penurunan BI-Rate lebih lanjut, dengan perkiraan inflasi 2025 dan 2026 yang tetap terkendali dalam sasaran 2,5% plus minus 1%, serta perlunya mendorong pertumbu...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Turun 0,38% ke 8.384 di Sesi I Selasa (18/11), AADI, MDKA, BRPT Top Losers LQ45

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 32,29 poin atau 0,38% ke 8.384,58 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Selasa (18/11/2025). Sebanyak 224 saham naik, 384 saham turun dan 200 saham stagnan. Hanya dua indeks sektoral yang selamat ke zona hijau. Sedangkan sembilan indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral yang menguat adalah sektor properti yang naik 1,92%, dan sektor keuangan yang naik 0,01%. Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor energi yang turun 2,09%, sektor transportasi turun 1,81% dan sektor perindustrian yang turun 1,63%.  Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapa 26,14 miliar saham dengan total nilai Rp 11,53 triliun. Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah: 1. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (4,31%) 2. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) (2,75%) 3. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (1,98%) Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Menguat Tipis Senin (17/11) Pagi, Menanti Rilis Data Ekonomi AS yang Tertunda

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis pada Senin (17/11/2025) ketika investor bersiap menghadapi rilis deretan data ekonomi AS yang sempat tertunda akibat penutupan pemerintahan. Data-data tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan baru terkait prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve pada Desember mendatang.  Reaksi pasar terhadap langkah Presiden AS Donald Trump yang membatalkan tarif atas lebih dari 200 produk pangan juga cenderung tenang. Sejumlah analis menilai kebijakan tersebut tidak mengejutkan mengingat tekanan biaya hidup yang meningkat. Pound sterling masih tertekan, menyusul volatilitas besar pada Jumat lalu ketika spekulasi berkembang soal anggaran Inggris yang akan dirilis pada 26 November. Franc Swiss, aset safe haven , bertahan di dekat level tertinggi satu bulan di posisi 0,7941 per dolar, didukung kekhawatiran atas aksi jual tajam di pasar saham global. Fokus pasar pekan ini tertuju pada rilis ber...

PT Equityworld Futures Semarang – Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Nvidia, Sinyal Pemangkasan Bunga Meredup

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Utama Wall Street ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Kamis (13/11/2025), dengan penurunan tajam saham Nvidia dan perusahaan AI terkemuka lainnya, karena investor mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga akibat kekhawatiran inflasi dan perpecahan di antara para bankir sentral mengenai kesehatan ekonomi AS. Mengutip Reuters, indeks S&P 500 turun 1,66% ke level 6.737,49. Nasdaq turun 2,29% ke level 22.870,36, sementara Dow Jones Industrial Average turun 1,65% ke level 47.457,22. Sembilan dari 11 indeks sektor S&P 500 melemah, dipimpin oleh sektor konsumen diskresioner yang turun 2,73%, diikuti oleh sektor teknologi informasi yang turun 2,37%.  Ketiga indeks saham utama AS mencatat penurunan persentase harian tertajam dalam lebih dari sebulan.  Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 20,8 miliar saham dengan rata-rata 20,3 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir. Pemerintah AS kembali beroperasi se...

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Antam Melonjak Rp 29.000 Jadi Rp 2.396.000 Per Gram, Kamis (13/11/2025)

Gambar
PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak pada Kamis (13/11/2025). Mengutip situs Logam Mulia, Kamis (13/11/2025), harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.396.000. Harga emas Antam itu melonjak Rp 29.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu(12/11/2025) yang berada di level Rp 2.367.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.261.000 per gram. Harga tersebut juga naik Rp 29.000 jika dibandingkan dengan harga buyback pada Rabu (12/11/2025) yang ada di Rp 2.232.000 per gram.  Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Kamis (13/11/2025) dan belum termasuk pajak: Harga emas 0,5 gram: Rp 1.248.000 Harga emas 1 gram: Rp 2.396.000 Harga emas 5 gram: Rp 11.755.000 Harga emas 10 gram: Rp 23.455.000 Harga emas 25 gram: Rp 58.512.000 Harga emas 50 gram: Rp 116.945.000 Harga emas 100 gram: Rp 233.812.000 Harga emas 250 gram: Rp 584.265.000 Harga ema...

PT Equityworld Futures Semarang – Shutdown Pemerintah AS Segera Berakhir, Bagaimana Prospek Bitcoin?

Gambar
PT Equityworld Futures Semarang – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa shutdown pemerintah AS akan segera berakhir. Hal ini diproyeksi berdampak pada harga Bitcoin (BTC). Mengutip Coin Market Cap Rabu (12/11/2025) pukul 16.41 WIB, harga Bitcoin berada di level US$ 104.564, turun 0,61% dalam 24 jam terakhir dan naik 2,65% dalam sepekan. Fahmi Almuttaqin, Analis Kripto Reku mengatakan, harga Bitcoin mengalami kenaikan moderat setelah Senat AS meloloskan paket pendanaan bipartisan yang dapat mengakhiri government shutdown di AS saat ini. Probabilitas berakhirnya shutdown sebelum 15 November kini melonjak ke sekitar 97,6%, menurut data Polymarket.  “Kabar yang dapat mengurangi ketidakpastian fiskal langsung mendapat respons dari pasar kripto dan pasar aset berisiko secara umum yang kembali menguat,” ujar Fahmi dalam keterangannya, Rabu (12/11/2025). Meskipun rancangan pendanaan tersebut masih harus melewati pemungutan suara di DPR AS dan persetujuan presiden...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Menguat pada Selasa (11/11/2025) Pagi, MBMA, BUMI, TLKM Top Gainers LQ45

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (11/11/2025). Pukul 09.01 WIB, IHSG menguat 33,7 poin atau 0,45% ke 8.425,40. Sebanyak 265 saham naik, 137 saham turun dan 239 saham stagnan. Sembilan indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan dua indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor infrastruktur yang naik 1,64%, sektor barang baku naik 0,82% dan sektor transportasi yang naik 0,69%.  Sedangkan indeks sektoral yang melemah adalah sektor properti yang turun 0,74% dan sektor barang konsumen siklikal yang turun 0,03%. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 2,82 juta saham dengan total nilai Rp 1,56 triliun. Top gainers LQ45 pagi ini adalah: 1. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) (3,65%) 2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) (2,67%) 3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) (2,03%) Top losers LQ45 pagi ini adalah: 1. PT...

PT Equityworld Futures Semarang – Bitcoin Bisa ke US$ 75.000 atau US$ 125.000? Ini Ramalan Arah Pergerakan Selanjutnya

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Setelah reli panas sepanjang musim panas, kini pasar kripto tampak kembali memasuki “musim dingin”. Harga Bitcoin kembali jadi sorotan karena pergerakannya yang cepat—namun kali ini, tidak sepenuhnya ke arah positif. Pertanyaannya kini, apakah saat ini waktu yang tepat untuk membeli di harga diskon, atau justru bersiap menghadapi penurunan lebih lanjut?  Melansir 24/7 Wall Street, setelah sempat menyentuh level US$ 100.000, harga Bitcoin kini berada di titik tengah antara US$ 75.000 dan US$ 125.000. Namun, arah mana yang akan dicapai lebih dulu masih jadi perdebatan. Melihat aliran dana institusional bisa memberi petunjuk penting soal langkah Bitcoin berikutnya. Perjalanan Liar Bitcoin Menuju US$ 100.000 Level US$ 100.000 kini menjadi medan pertempuran utama antara pembeli dan penjual Bitcoin. Angka dengan banyak nol itu punya makna psikologis yang kuat bagi para pelaku pasar kripto dan terus diawasi ketat oleh para t...

PT Equityworld Futures Semarang – Bitcoin Sentuh US$100.000, Analis Bloomberg Sebut Speed Bump Menuju US$56.000

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga Bitcoin (BTC) berpotensi anjlok hampir 50% jika tren penurunan dalam sebulan terakhir berlanjut, menurut analis Bloomberg, Mike McGlone. Dalam unggahan di X pada Kamis (7/11/2025), McGlone menyebut bahwa level US$100.000 bisa menjadi “speed bump menuju US$56.000”, menandai potensi koreksi menuju rata-rata pergerakan 48 bulan di kisaran level tersebut. “Pergerakan Bitcoin sejauh ini masih tergolong normal, menyerupai pola koreksi setelah reli panjang seperti yang terjadi pada 2025,” ujar McGlone dilansir dari Cointelegraph Jumat (7/11/2025).  Sebagai informasi, mengambil data Coinmarketcap pukul 09.39 WIB, harga Bitcoin di level US$101.503 atau turun 1,62% dalam 24 jam terakhir. Namun, sejumlah analis menilai penurunan harga Bitcoin di bawah US$100.000 pada 4 November lalu kemungkinan sudah menandai titik terendah (local bottom). Berdasarkan data CoinMarketCap, BTC sempat jatuh ke US$98.000 sebelum kembali naik tipis ke sekitar US$101.3...

PT Equityworld Futures Semarang – Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 16.701 Per Dolar AS Hari Ini (6/11), Asia Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah di pasar spot berhasil menguat hingga penutupan perdagangan hari ini. Kamis (6/11/2025), rupiah ditutup di level Rp 16.701 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah menguat 0,1% dibanding penutupan hari sebelumnya ke level Rp 16.717 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Hingga pukul 15.00 WIB, yen Jepang dan baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19%.  Selanjutnya ada ringgit Malaysia yang terkerek 0,16% dan dolar Singapura yang menanjak 0,11%. Disusul, yuan China yang terapresiasi 0,05%. Berikutnya rupee India yang naik 0,04% dan dolar Hongkong menguat tipis 0,003% terhadap the greenback . Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,5%. Kemudian ada peso Filipina yang ditutup turun 0,24% dan dolar Taiwan yang ditutup melemah tipis 0,01% pada hari ini. PT Equitywor...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Turun 0,40% ke 8.241, Intip Saham Net Sell Terbesar Asing, Selasa (4/11)

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah setelah sempat dibuka menguat pada awal perdagangan Selasa (4/11/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip melalui RTI, IHSG melemah 0,40% atau turun 33,17 poin ke level 8.241,91 pada akhir sesi perdagangan.  Sepanjang hari, indeks bergerak fluktuatif di rentang 8.225 hingga 8.317.  Aktivitas transaksi di pasar saham tetap tinggi. Total volume perdagangan mencapai 28,55 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp19,49 triliun.  Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 439 saham terkoreksi, 207 saham menguat, dan 165 saham stagnan.  Meski IHSG melemah, investor asing masih menunjukkan minat beli. Tercatat, investor asing membukukan beli bersih (net buy) senilai Rp 305,08 miliar di seluruh pasar. Tapi di tengah koreksi IHSG, asing juga banyak menjual saham-saham ini.  Berikut 10 saham n et sell terbesar asing pada Selasa...

PT Equityworld Futures Semarang – OPEC+ Tunda Kenaikan Produksi, Harga Minyak Bertahan di Sekitar US$65 per Barel

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak dunia bergerak datar pada awal perdagangan Selasa (5/11) waktu Asia, seiring pasar mencerna keputusan OPEC+ yang menunda rencana kenaikan produksi pada kuartal I-2026 di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan global. Mengutip Reuters, harga minyak Brent turun tipis 9 sen atau 0,1% menjadi US$64,80 per barel pada pukul 01.10 GMT. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat melemah 10 sen atau 0,2% ke posisi US$60,95 per barel.  Pada Minggu (3/11), Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, menyepakati kenaikan kecil produksi untuk Desember 2025 dan menunda rencana penambahan produksi pada kuartal pertama tahun depan. Sejak April, OPEC+ telah menaikkan target produksi sekitar 2,9 juta barel per hari atau setara 2,7% dari pasokan global, namun memperlambat laju peningkatan mulai Oktober karena proyeksi kelebihan pasokan. “Langkah ini menunjukkan bahwa OPEC...