Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

PT Equityworld Futures Semarang – Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 16.665 Per Dolar AS Hari Ini (30/9), Asia Bervariasi

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah di pasar spot berhasil mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan hari ini. Selasa (30/9), rupiah spot ditutup di Rp 16.665 per dolar Amerika Serikat (AS).  Ini membuat rupiah menguat 0,09% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.680 per dolar AS.  Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,45%. Selanjutnya ada ringgit Malaysia yang menanjak 0,18% dan dolar Singapura terkerek 0,05%. Disusul, dolar Hongkong yang naik 0,04%. Berikutnya, yuan China yang menguat tipis 0,03% terhadap   the greenback   pada sore ini. Sementara itu, baht Thailan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,37%. Diikuti, won Korea Selatan yang ambles 0,15%. Kemudian, peso Filipina ditutup terkoreksi 0,12% dan dolar Taiwan yang sudah ditutup 0,07%. Lalu rupee India melemah tipis 0,03...

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Saham Ini Naik 6% Sebulan, Ada Rejeki Dividen untuk Investor, Simak Jadwalnya

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dalam tren mendaki sebulan terakhir. Di tengah kenaikan harga, saham milik Astra Group ini akan membayarkan dividen saham untuk para investor. Harga saham AALI pada perdagangan Rabu 24 September 2025 ditutup di level 7.925, turun 25 poin atau 0,31% dibandingkan sehari sebelumnya. Namun dalam sebulan terakhir, harga saham AALI terakumulasi naik 450 poin atau 6,02%.  AALI akan membagikan dividen interim kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp 236,73 miliar atau setara Rp 123 per saham untuk periode tahun buku 2025. Dengan demikian, yield dividen interim saham AALi sebesar 1,55%. Manajemen AALI mengatakan rencana pembagian dividen interim untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 22 September 2025. Melansir keterbukaan informasi Rabu (29/9/2025), berikut jadwal lengkap pembagian dividen AALI: Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 2 ...

PT Equityworld Futures Semarang – Penurunan BI Rate Buka Peluang Turunnya Bunga KPR, tapi Terganjal Biaya Dana

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Langkah Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan sebanyak lima kali sepanjang tahun ini sebesar total 1,25% ke level 4,75% memberi harapan bagi calon pembeli rumah.  Penurunan tersebut berpotensi menurunkan bunga kredit kepemilikan rumah (KPR), meski realisasinya bergantung pada seberapa cepat biaya dana bank ikut menyusut. Direktur Consumer Banking Bank Negara Indonesia (BNI) Corina Leyla Karnalies menilai, sinyal penurunan bunga kredit mulai terlihat, namun efeknya tidak instan. “Biasanya butuh beberapa bulan agar biaya dana bank turun seiring penurunan BI rate.  Selain itu, persaingan di pasar juga jadi faktor penting,” ujar Corina, Kamis (18/9). Per Juni 2025, BNI mencatat outstanding KPR sebesar Rp 68,4 triliun atau tumbuh 9,9% secara tahunan. Meski BI sudah lima kali menurunkan suku bunga sejak Januari, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan rata-rata suku bunga dasar kredit (SBDK) bank umum untuk segmen KPR masih di ...

PT Equityworld Futures Semarang – Simak Rekomendasi Saham CDIA, BRMS, BUMI, MDKA, BWPT, KRAS untuk Kamis (18/9/2025)

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 0,85% ke level 8.025 pada perdagangan Rabu (17/9/2025).  Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan penguatan IHSG pada perdagangan sebelumnya disertai dengan net sell asing Rp 286 miliar.  Saham yang paling banyak dijual asing ialah BBCA, BMRI, ANTM, BBNI dan AMRT.  Untuk perdagangan Kamis (18/9), Fanny bilang IHSG masih berpotensi tes resistance baru di rentang 8.075-8.100 setelah Bank Indonesia dan The Fed memotong suku bunga 25 basis poin (bps). "Support IHSG 7.900-7.970 dan resistance 8.075-8.100," kata Fanny dalam risetnya, Kamis (18/9). Berikut 6 rekomendasi saham pilihan dari BNI sekuritas untuk perdagangan Kamis (18/9): 1. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA)    Rekomendasi:   Speculative buy   dengan area beli di Rp 1.460-Rp 1.475, cutloss di bawah Rp 1.425. Target tedekat di Rp 1.490-Rp 1.510.  2. PT Bumi Resources Minerals T...

PT Equityworld Futures Semarang – Penjualan Aneka Tambang (ANTM) Tumbuh Ratusan Persen pada Semester I-2025

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan kinerja keuangan periode enam bulan pertama 2025 yang cemerlang. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), ANTM meraih penjualan senilai Rp 59,02 triliun pada semester I-2025. Angka ini melesat 154,51% year on year (yoy) dibandingkan penjualan pada semester I-2024 yakni Rp 23,19 triliun. Hasil ini sangat dipengaruhi oleh lonjakan penjualan logam mulia dan pemurnian ANTM yakni sebesar 162,30% yoy menjadi Rp 49,68 triliun pada semester I-2025. ANTM juga membukukan kenaikan penjualan nikel sebesar 124,86% yoy menjadi Rp 7,87 triliun serta penjualan bauksit dan alumina turut meroket 101,89% yoy menjadi Rp 1,46 triliun. ANTM turut mengalami kenaikan beban pokok penjualan sebesar 139,64% yoy menjadi Rp 50,78 triliun pada semester I-2025, dari sebelumnya yakni Rp 21,19 triliun. Beban usaha ANTM turut meningkat 42,86% yoy menjadi Rp 2,10 triliun pada semester I-2025, dari sebelumnya Rp 1,47 triliun...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Anjlok 1,78%, Saham Big Bank Kompak Melemah Selasa (9/9/2025)

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada akhir perdagangan Selasa (9 September 2025). IHSG ditutup anjlok 138,24 poin atau 1,78% ke level 7.628,60. Dari total emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat 222 saham menguat, 465 saham melemah, dan 118 saham stagnan. Kinerja Sektoral Tekanan jual yang dominan membuat mayoritas indeks sektoral jatuh ke zona merah. Tujuh sektor terkoreksi, sementara hanya empat sektor yang berhasil bertahan di zona hijau. Sektor perbankan, yang menjadi penopang utama kapitalisasi pasar, mengalami pelemahan signifikan seiring dengan penurunan harga saham big bank. Saham Big Bank Serempak Memerah Saham bank berkapitalisasi besar (BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI) kompak ditutup melemah. Dari keempatnya, penurunan terdalam dicatatkan Bank Mandiri (BMRI), sementara pelemahan terdangkal dialami Bank Central Asia (BBCA). 1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Harga penutupan: Rp 7.525 Turun 2,27% diban...

PT Equityworld Futures Semarang – Rupiah Menguat ke Rp 16.310 per Dolar AS, Ini Sentimen Yang Mempengaruhinya

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Senin (8/9/2025) rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,75% dibanding hari penutupan perdagangan sebelumnya ke Rp 16.310 per dolar AS.  Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) juga menguat 0,54% secara harian ke Rp 16.348 per dolar AS.  Pengamat Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi sentimen laporan ketenagakerjaan AS terbaru yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan lapangan kerja signifikan dan kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,3%. Ini memperkuat sentimen bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan September, dengan peluang tipis untuk penurunan yang lebih substansial sebesar 50 basis poin.  “Para pengamat pasar selanjutnya akan memperhatikan angka Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan dirilis hari Kamis. Jika proses desinflasi berkembang, hal ini akan mem...

PT Equityworld Futures Semarang – Bank of America Perkirakan USD/JPY Capai 155 pada Akhir Tahun, Didorong oleh Data AS

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Bank of America mempertahankan perkiraan USD/JPY akan mencapai 155 pada akhir tahun, menekankan bahwa data ekonomi AS kemungkinan akan memengaruhi pasangan mata uang ini lebih dari tindakan Federal Reserve pada pertemuan FOMC September. Lembaga keuangan tersebut menyarankan bahwa jika potensi pemotongan suku bunga Fed pada September dipandang sebagai tindakan pencegahan atau jika siklus pemotongan diisyaratkan lebih dangkal dari yang saat ini dihargai, hal ini dapat berdampak positif pada USD/JPY dengan mengurangi risiko pendaratan keras bagi ekonomi AS. Bank of America mencatat bahwa arus keluar struktural Jepang ke pasar luar negeri terus berlanjut meskipun ada ketidakpastian kebijakan AS, mengatribusikan tren ini pada populasi Jepang yang menurun, yang membatasi pasokan dan permintaan tenaga kerja domestik. Kesepakatan AS-Jepang baru-baru ini dapat lebih mempromosikan investasi Jepang ke Amerika Serikat dalam beberapa kuartal mendatang. Data h...

PT Equityworld Futures Semarang –Bitcoin Turun 12 Persen dari ATH, Normal atau Tanda Bahaya?

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang –Harga Bitcoin (BTC) ini tengah mengalami koreksi dari puncak tertingginya di kisaran US$ 123.000, dengan penurunan sekitar -12 persen. Meski tampak tajam, data menunjukkan bahwa koreksi ini masih tergolong wajar jika dibandingkan dengan pergerakan selama siklus bull market yang sedang berlangsung sejak 2024. Menurut data on-chain yang dibagikan oleh salah satu trader di media sosial X dengan nama samaran ‘Darkfost‘, koreksi terparah dalam siklus bull market saat init terjadi pada Maret 2024, dengan penurunan hingga -28 persen dari harga tertinggi sepanjang masa (ATH). Rata-rata, penurunan harga terbesar selama periode ini berkisar antara -20 persen hingga -25 persen. Dengan koreksi saat ini berada di angka -12 persen, Bitcoin masih jauh dari batas koreksi ekstrem, dan belum keluar dari pola historis yang biasa terjadi dalam pasar bullish. Dalam hal ini, Darkfost menekankan bahwa retracement seperti ini adalah bagian sehat dari tren naik. Alasannya...

PT Equityworld Futures Semarang – IHSG Rontok hingga 3%, Saham Milik Haji Isam Justru Cetak ARA

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Awal pekan ini pasar modal Tanah Air dibuka dengan guncangan besar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 2,69% atau tergerus 210,39 poin ke level 7.620,10 pada Senin (1/9/2025). Aksi demonstrasi yang meluas sejak pekan lalu menjadi salah satu pemicu tekanan psikologis di kalangan investor. Berdasarkan data RTI Business, pelemahan IHSG kian dalam beberapa menit setelah bel pembukaan. Tepat pukul 09.02 WIB, indeks tercatat anjlok 3,55% ke 7.552, sementara indeks LQ45 juga ikut tertekan 3,83% ke posisi 766,90. Perdagangan pagi ini didominasi warna merah. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 665 saham melemah, hanya 90 saham menguat, sedangkan 49 saham stagnan. Meski mayoritas saham lesu, tetap ada sejumlah emiten yang tampil impresif. Salah satunya, saham milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), yang sukses menembus auto reject atas (ARA). Hingga pukul 10.45 WIB, saham emiten perkebunan kelapa ...