PT Equityworld Futures Semarang – SpaceX mendorong pemasok Taiwan untuk mengalihkan produksi ke luar negeri

Investor Saudi dan Uni Emirat Arab berencana berinvestasi di SpaceX -  ANTARA News

PT Equityworld Futures Semarang – Perusahaan eksplorasi ruang angkasa milik Elon Musk, SpaceX, telah mempengaruhi para pemasok Taiwan untuk mengalihkan sebagian operasi manufaktur mereka ke luar negeri karena risiko geopolitik. Sumber-sumber yang dekat dengan para produsen peralatan mengungkapkan bahwa beberapa produsen merelokasi rantai pasokan mereka, dengan setidaknya satu perusahaan memindahkan produksinya ke Vietnam.

Sebuah perusahaan yang melakukan subkontrak untuk produk internet satelit Starlink milik SpaceX mengindikasikan bahwa perusahaan antariksa tersebut meminta produsennya untuk memproduksi di luar Taiwan. Pergeseran ini dikonfirmasi oleh sumber lain yang bekerja dengan pembuat komponen satelit Taiwan. Chin-Poon Industrial, pembuat komponen satelit dan pemasok SpaceX baru-baru ini, menyatakan bahwa SpaceX meminta mereka untuk memindahkan produksi mereka ke Thailand untuk pesanan baru, dengan alasan sebagian besar karena pertimbangan geopolitik.

Permintaan SpaceX telah menyoroti posisi Taiwan yang genting, terutama mengingat komentar kontroversial Musk tahun lalu tentang Taiwan sebagai "bagian integral" dari Cina. Pernyataan ini menuai kritik dari pemerintah Taiwan. China, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, telah meningkatkan latihan militer di sekitar pulau tersebut, dengan latihan terakhir bulan lalu yang mensimulasikan sebuah blokade.

Menanggapi perkembangan ini, perusahaan-perusahaan Taiwan di industri strategis seperti manufaktur satelit dan semikonduktor mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko gangguan rantai pasokan dengan mendiversifikasi lokasi produksi mereka.

Pada bulan Maret 2023, SpaceX menyatakan minatnya untuk membangun pusat manufaktur untuk peralatan satelit di Vietnam selama pertemuan pribadi, untuk mencari saran tentang perlindungan kekayaan intelektual. Langkah ini sejalan dengan tindakan pemasok SpaceX asal Taiwan, Wistron NeWeb Corporation (WNC), yang telah mulai memproduksi router dan peralatan jaringan Starlink di pabriknya di provinsi Hanam, Vietnam. Fasilitas Hanam, yang berencana untuk menggandakan tenaga kerjanya, telah mengalami ekspansi yang sebagian besar didorong oleh pesanan SpaceX.

Pemasok lain, Universal Microwave Technology, juga berinvestasi di pabrik Vietnam tahun ini. Meskipun perusahaan tidak berkomentar tentang pelanggan tertentu, perusahaan mengakui perluasan kehadirannya di Asia Tenggara, termasuk Thailand dan Vietnam, untuk mengatasi masalah risiko geografis bagi para kliennya.

Industri satelit Taiwan, dengan sekitar 50 perusahaan yang memproduksi peralatan darat dan komponen sensitif, mencatatkan hasil produksi melebihi T$200 miliar ($6,23 miliar) tahun lalu. SpaceX dilaporkan memiliki sekitar selusin pemasok langsung dari Taiwan, yang pada gilirannya mengandalkan banyak vendor domestik.

Pemerintah Vietnam mengumumkan pada bulan September bahwa SpaceX bermaksud untuk menginvestasikan $1,5 miliar di negara tersebut, meskipun rincian investasi tidak sepenuhnya diungkapkan. Selain itu, Shenmao Technology, pemasok bahan solder untuk papan sirkuit cetak dan penyedia untuk SpaceX, mengumumkan rencana pada bulan April untuk menginvestasikan $ 5 juta di unit baru di Vietnam, tanpa menyebutkan klien untuk produk dari fasilitas baru tersebut.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT Equityworld Futures Semarang – Prospek Penurunan Suku Bunga Bank of England Gagal Melemahkan Pound, Kata BofA

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Turun, Dolar dan Yield Naik di Tengah Risiko Hormuz

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Bergerak Mengunci Di Level Kunci Pada Rabu (13/12)