PT Equityworld Futures Semarang – Posisi beli yuan China mencapai puncak 2023 seiring dengan optimisme FX Asia

Mata Uang China Yuan Turun ke Level Terendah dalam 7 Bulan Terakhir

PT Equityworld Futures Semarang – Sentimen investor terhadap yuan China telah mencapai level bullish tertinggi sejak akhir Januari 2023, menyusul serangkaian langkah stimulus yang tak terduga dan substansial oleh China. Inisiatif-inisiatif ini, yang bertujuan untuk menyegarkan pasar keuangan negara tersebut, telah mendorong investor global untuk mengalokasikan kembali dana ke negara dengan ekonomi terbesar di Asia tersebut, menurut sebuah jajak pendapat baru-baru ini.

Stimulus ini mencakup pemotongan suku bunga dan pengenalan dana sebesar $114 miliar untuk mendukung harga-harga saham. Langkah-langkah ini telah berkontribusi pada prospek positif untuk yuan, dengan ekspektasi bahwa pasangan USD/RMB dapat menurun nilainya dalam beberapa bulan mendatang. Seorang ahli strategi FX EM Asia di BNP Paribas, mencatat sifat dan ukuran stimulus yang tidak terduga, yang telah mendorong bias yang menguntungkan terhadap yuan.

Mata uang-mata uang negara berkembang Asia, secara umum, juga telah diuntungkan oleh penurunan suku bunga yang signifikan sebesar 50 basis poin oleh Federal Reserve AS bulan lalu, yang telah mendukung penguatan di seluruh wilayah. Namun, Kepala Strategi Makro Asia di SMBC, mengisyaratkan potensi konsolidasi dalam waktu dekat, karena posisi-posisi di ringgit Malaysia dan baht Thailand tampak sangat melebar.

Sementara para investor mengamati dengan seksama laporan pekerjaan AS yang akan dirilis pada hari Jumat, yang dapat mempengaruhi keputusan Federal Reserve mengenai penurunan suku bunga lebih lanjut, kemungkinan penurunan suku bunga yang signifikan di bulan November telah menurun. Ekspektasi pasar untuk pemangkasan sebesar 50 basis poin telah turun menjadi peluang satu banding tiga, turun dari hampir 50% minggu lalu.

Jajak pendapat ini juga menunjukkan bahwa para analis telah sedikit mengurangi tetapi mempertahankan posisi beli mereka pada mata uang seperti won Korea Selatan, rupiah Indonesia, ringgit Malaysia, dan peso Filipina. Bank-bank sentral di Indonesia dan Filipina telah mulai menurunkan suku bunga, dan Bank of Korea diperkirakan akan mengikutinya di tengah-tengah kekhawatiran akan pertumbuhan yang terus berlanjut.

Sementara itu, taruhan bullish pada dolar Singapura dan baht Thailand telah meningkat, dengan baht Thailand mendekati level tertinggi di awal tahun 2023. Bank sentral Singapura diantisipasi untuk mempertahankan kebijakannya tidak berubah dalam pertemuan dua tahunan mendatang, karena mata uang lokal terus menarik investor karena pelonggaran inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang stabil.

Untuk pertama kalinya sejak akhir Maret, para analis telah berubah menjadi sedikit bullish terhadap rupee India. Jajak pendapat posisi mata uang Asia, yang mencakup yuan Cina, won Korea Selatan, dollar Singapura, rupiah Indonesia, dollar Taiwan, rupee India, peso Filipina, ringgit Malaysia, dan baht Thailand, mengukur posisi pasar dengan menggunakan skala dari minus 3 sampai plus 3. Temuan-temuan terbaru menunjukkan pergeseran yang signifikan ke arah posisi beli di beberapa mata uang ini.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT Equityworld Futures Semarang – Prospek Penurunan Suku Bunga Bank of England Gagal Melemahkan Pound, Kata BofA

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Turun, Dolar dan Yield Naik di Tengah Risiko Hormuz

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Bergerak Mengunci Di Level Kunci Pada Rabu (13/12)