PT Equityworld Futures Semarang – Wall Street Turun dalam Tekanan dari Kekhawatiran Inflasi dan Pernyataan Fed


PT Equityworld Futures Semarang – Indeks saham futures AS turun pada hari Kamis (29/02), memperpanjang pelemahan di Wall Street karena ketidakpastian atas rilis angka inflasi yang akan datang dan warning dari pejabat Federal Reserve mendorong peningkatan penghindaran risiko.

Investor tetap khawatir bahwa inflasi yang tinggi akan membuat the Fed mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama. Beberapa pejabat Fed menggemakan gagasan ini pada hari Rabu, dan mengatakan bahwa lebih banyak pekerjaan diperlukan untuk menurunkan inflasi.

S&P 500 Futures turun 0,2% menjadi 5.072,50 poin, sementara Nasdaq 100 Futures turun 0,2% ke 17.875,00 poin pada pukul 06.11 WIB. Dow Jones Futures turun 0,1% di 38.939,0 poin.

Indeks Wall Street telah ditutup melemah pada hari Rabu, dengan saham-saham teknologi memimpin kerugian karena investor mengunci keuntungan setelah hype atas kecerdasan buatan mendorong indeks ke rekor tertinggi minggu lalu.

Namun kekhawatiran atas valuasi yang membesar, terutama di bidang teknologi, masuk ke pasar minggu ini, membuat benchmark saham AS berada dalam range datar hingga turun hampir sepanjang minggu.

Indeks S&P 500 turun 0,2% ke 5.069,76 poin, sementara NASDAQ Composite melemah 0,6% dan ditutup di 15.947,74 poin pada hari Rabu. Dow Jones Industrial Average turun 0,1% menjadi 38.949,02 poin.

Data PCE jadi fokus, pejabat Fed isyarat inflasi yang lengket
Pasar saat ini tengah menunggu data Indeks harga PCE - yang merupakan pengukur inflasi pilihan Fed - yang akan dirilis hari ini untuk mendapat lebih banyak petunjuk mengenai jalur inflasi dan suku bunga.

Data ini, yang akan dirilis pada bulan Januari, muncul setelah data inflasi konsumen yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan yang sama.

Para pejabat Fed tetap mempertahankan peringatannya soal inflasi yang tinggi yang membatasi prospek penurunan suku bunga lebih awal. Baik Presiden Fed New York John Williams maupun Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic pada hari Rabu mengatakan bahwa masih diperlukan lebih banyak pekerjaan untuk membawa inflasi ke dalam target tahunan bank sebesar 2%.

Angka kedua PDB kuartal keempat mengungkap bahwa ekonomi AS juga berjalan relatif panas, menjaga prospek inflasi tetap tinggi dalam beberapa bulan mendatang.

Laba beragam membebani seiring berakhirnya musim Q4
Sejumlah laporan keuangan yang beragam juga menjadi sinyal perdagangan negatif untuk Wall Street, saat musim laporan keuangan kuartal keempat hampir berakhir.

HP Inc (NYSE:HPQ) turun 3% dalam perdagangan aftermarket setelah pendapatan kuartalannya meleset dari estimasi, meskipun revenue membaik dengan margin yang lebih baik.

Perusahaan cloud Snowflake Inc (NYSE:SNOW) turun 20% setelah proyeksi penjualan produk kuartal pertamanya meleset dari estimasi, di tengah persaingan yang ketat di sektor komputasi awan.

C3.ai Inc (NYSE:AI) melonjak 13% dalam revenue kuartalan yang melampaui konsensus, sementara Duolingo Inc (NASDAQ:DUOL) melonjak 21%.

Di sisi lain, DoubleVerify Holdings Inc (NYSE:DV) turun 19% karena panduan tahunan yang lemah.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT Equityworld Futures Semarang – Prospek Penurunan Suku Bunga Bank of England Gagal Melemahkan Pound, Kata BofA

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Turun, Dolar dan Yield Naik di Tengah Risiko Hormuz

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Bergerak Mengunci Di Level Kunci Pada Rabu (13/12)