PT Equityworld Futures Semarang – UBS Prediksi Lonjakan Harga Tembaga Akhir 2024 di Tengah Tantangan Pasokan


PT Equityworld Futures Semarang – Harga tembaga terus bertahan di atas level $8.200/metrik ton (mt), berbeda dari sentimen investor yang lebih lemah di China, saat serangkaian berkurangnya pasokan tambang mendorong prediksi analis akan terjadi defisit pasar yang terus-menerus pada tahun 2024.

Analis di UBS memperkirakan target $9.500/mt untuk tembaga dan merekomendasikan investor untuk mengambil peluang buying on market dips. Sebagai alternatif, mereka menyarankan untuk memanfaatkan volatilitas pasar option yang relatif rendah untuk mengamankan partisipasi naik dalam tembaga.

Faktor kunci yang berkontribusi atas narasi tembaga adalah revisi konstan untuk pertumbuhan pasokan. Produsen tembaga terkemuka seperti Anglo American (JO:AGLJ) dan First Quantum (NASDAQ:QMCO) telah merevisi turun proyeksi produksinya untuk tahun 2024, yang menandakan adanya tantangan dalam meningkatkan produksi. Penurunan biaya pengolahan baru-baru ini mencerminkan pasar yang terkonsentrasi lebih ketat, yang berpotensi menyebabkan pasokan sulingan yang lebih rendah. Analis di UBS secara global menargetkan peningkatan pasokan olahan sebesar 3,5% pada tahun 2024, dengan kekhawatiran yang meningkat karena inventaris bursa global yang dibangun tetap berada di bawah norma musiman.

Meskipun permintaan yang lesu dari sektor tradisional di AS dan pelemahan di Eropa, permintaan yang kuat dari China pada tahun 2023 telah memainkan peran penting dalam mengimbangi tantangan-tantangan ini. Upaya dekarbonisasi global diperkirakan akan mendorong permintaan jaringan listrik dan transportasi untuk tembaga. Meskipun sektor konstruksi dan peralatan mungkin menghadapi hambatan karena berkurangnya penyelesaian bangunan di China, langkah-langkah stimulus yang sedang berlangsung di negara tersebut diantisipasi akan memberi dukungan yang mendasarinya.

Analis di UBS memperkirakan peningkatan konsumsi tembaga global sebesar 3,3% pada tahun 2024, karena potensi pemulihan manufaktur di Eropa dan AS membantu mengatasi tantangan destocking. Dengan terbatasnya persediaan tembaga yang terlihat, harga diperkirakan akan melonjak menjadi USD 9.500/mt atau lebih tinggi pada akhir 2024, menurut pandangan UBS.

PT Equityworld Futures Semarang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT Equityworld Futures Semarang – Prospek Penurunan Suku Bunga Bank of England Gagal Melemahkan Pound, Kata BofA

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Turun, Dolar dan Yield Naik di Tengah Risiko Hormuz

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Bergerak Mengunci Di Level Kunci Pada Rabu (13/12)