PT Equityworld Futures Semarang – EUR/USD Kembali Naik 0,05% Di 1,0798 Pukul 08.15 WIB Jumat (08/12)
PT Equityworld Futures Semarang – Pair mata uang EUR/USD mengalami sedikit pemulihan, menghentikan tren penurunan selama enam hari di tengah aksi jual dolar AS yang lebih luas dan meningkatnya minat beli terhadap yen Jepang. Pair ini telah mencapai level terendah beberapa minggu sejak 14 November lalu namun mencapai support di pertengahan 1.0700-an. Rebound ini terjadi meskipun ada ekspektasi bahwa pasar ekuitas yang lebih lemah dapat membatasi kerugian dolar AS dan menahan penguatan euro.
EUR/USD kembali naik 0,05% di 1,0798 pukul 08.15 WIB Jumat (08/12) pagi ini ditutup menguat 0,26% di 1,0790 pada sesi Kamis (07/12).
Antisipasi pasar terhadap potensi perubahan kebijakan moneter European Central Bank (ECB) mempengaruhi pergerakan euro. Komentar yang dibuat pada hari Selasa oleh anggota Dewan Eksekutif ECB, Isabel Schnabel, menyarankan bahwa bank sentral bisa menimbang untuk menghentikan kenaikan suku bunga karena turunnya tingkat inflasi. Nada dovish ini telah menyebabkan spekulasi pasar terhadap pemotongan suku bunga ECB yang substansial, dengan prediksi sebesar 142 basis poin pada tahun 2024.
Menambah gambaran ekonomi zona euro, produksi industri Jerman di bulan Oktober turun lebih dari yang diharapkan sebesar 0,4%, menandakan potensi hambatan ekonomi. Para investor saat ini sedang memantau dengan seksama data ketenagakerjaan AS yang akan datang, termasuk Klaim Pengangguran dan terutama laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang diperkirakan akan dirilis pada hari Jumat, untuk petunjuk lebih lanjut mengenai pergerakan mata uang.
Dalam berita mata uang lainnya, USD/CAD naik setelah Bank of Canada memutuskan untuk menahan suku bunga di 5%. Sementara itu, GBP/USD tetap lemah akibat permintaan yang kuat untuk dolar AS tetap ada, dengan ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin tidak menaikkan suku bunga hingga setidaknya Juli sementara suku bunga Inggris diprediksi akan tetap stabil.
Pair mata uang seperti EUR/GBP menguat menjelang perkiraan PDB Zona Euro, yang diperkirakan akan datar menyusul data retail sales yang lemah. AUD/USD menghadapi tekanan jual yang terus berlanjut imbas tantangan ekonomi China dan spekulasi mengenai penurunan suku bunga yang akan datang oleh Reserve Bank of Australia. Namun, antisipasi sikap dovish dari the Fed dapat membatasi kerugian lebih lanjut untuk mata uang-mata uang ini.

Komentar
Posting Komentar